
Lat den ratte komma in, mungkin begitulah judul asli dalam bahasa swedia dari film ini. Bercerita mengenai anak 12 tahun yang bernama Oskar yang jatuh cinta dengan seorang vampir [yang sebelumnya tidak diketahui olehnya] berfisik seorang anak-anak bernama Eli. Oskar adalah orang yang lemah, sering diganggu oleh teman-temannya dan nyaris diceritakan tidak mempunyai teman. Hingga suatu saat ada seseorang yang pindah dan tinggak di kamar flat sebelah rumahnya, seorang bapak tua dan anak perempuan yang sepertinya seumuran dengannya. Akhirnya terjadilah interaksi antara mereka berdua.
Oskar sangat ingin balas dendam terhadap teman-temannya tapi dia tidak bisa apa-apa, sementara Eli harus berjuang mencari mangsa untuk kelangsungan hidupnya. Pada akhirnya secara tidak langsung maupun secara tidak sengaja mereka berdua saling membantu.
Jangan harap film ini akan menampilkan sesuatu yang membikin jantung berdegub kencang, dan ketegangan sepanjang film layaknya 30 days of night maupun film-film vampir ala hollywood yang lain [entah dengan Twilight, saya belum menontonnya, yang sepertinya cerita garis besarnya hampir mirip]. Drama justru sangat kental disini, dan cara bercerita dan gambar yang disampaikan menurut saya ciri khas eropa, lambat dan tenang [lihat saja dengan funny games dan bandingan dengan genre serupa seperti saw, american psycho, vacancy dan banyak lagi]. Ditambah lagi dengan tokoh sentralnya yang masih anak-anak sehingga memberikan nuansa yang berbeda dan permasalahannya pun anak-anak tapi tetap horor karena sang vampir. Jangan harap seperti the orphanage atau the others, ini adalah film vampir tetapi tidak akan membuat kita ketakutan, bahkan kita menangkap betapa repotnya sang vampir untuk mencari makan. Di film ini juga diceritakan bahwa vampir akan mengalami celaka bila dia tidak diijinkan masuk ke suatu tempat oleh sang pemiliknya [jujur, baru kali ini tahu].
Kalau boleh memuji, pasti untuk Lina leandersson yang bermain sebagai Eli sang vampir, dia bermain sangat hebat sangat dingin dan benar-benar vampir. Mungkin bagi saya LTROI adalah film vampir terbaik yang pernah saya lihat. Walaupun yang menonton hanya 6 orang waktu itu di blitzmegaplex tetapi ternyata filmnya patut diacungi jempol, walaupun tentu saja ada beberapa hal yang masih menjadi pertanyaan bagi saya tentang film ini seperti kemanakah Oskar dan Eli pergi di akhir film, apakah memang sangat sepi kondisi kota di swedia?, apakah kematian orang akibat vampir tidak menghebohkan kota kecil tersebut? tapi selebihnya interaksi Oskar dan Eli sangat menarik. Film ini wajar direkomendasikan untuk ditonton, bagaimana dengan Twilight?