<< December 2008 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31





Cakra Ibrahim
- This is my neverland, and this is my playground -



me, fircrut cecunguk,wincrut takacrut










Free Web Site Counters
Free Web Site Counters




My authentic japanese name is 石丸 Ishimaru (round stone) 溌春 Hatsuharu (vigorous spring time).
Take your real japanese name generator! today!
Created with Rum and Monkey's Name Generator Generator.





If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Dec 30, 2008
FILM : Australia



     Australia, dengan Baz Luhrmann sebenarnya menjanjikan suatu cerita yang menarik, apalagi didukung oleh mahadewi Nicole Kidman dan tentu saja sang jagoan Hugh Jackman. Bahkan mungkin sebelumnya digadang-gadang mampu bersaing di Golden Globe maupun Oscar. Tentu itu pun tidak salah mengingat saya pun masih terbuai dengan moulin rouge!, dan tentunya berharap bisa bersaing di kancah yang sama [ini sebelum saya menonton filmnya].

     Ceritanya sendiri mengenai Lady Ashley yang tinggal di Inggris yang menyusul sang suami, pengelola peternakan sapi. Setting cerita berada di perang dunia kedua. Ada mengenai pengkhianatan, persaingan bisnis, rasis, anak, dan tentu saja percintaan syahdu. Film sepanjang sekitar 3 jam pun tidak membosankan, mudah dinikmati dan tergolong sukses menjadi sebuah film hiburan yang menyegarkan. Cerita yang dibuka dengan perjalanan Lady Ashley ke peternakan, perkenalan dengan anak campuran aborigin kulit putih atau disebut dengan anak Creamy [bernama Nullah] yang ceritanya sendiri berada pada sudut pandang sang anak creamy tersebut, persaingan bisnis peternakan, dan kemudian perjuangan menyelamatkan sang anak di saat terjadinya perang dan tentu saja percintaan lady Ashley dan The Drover [Hugh Jackman].

     Setiap film pasti mempunyai momen-momen yang menarik, seperti permainan baseball [kalau tidak salah] keluarga Cullen dalam Twilight [ini menurut saya], di Australia pun saya mempunyai momen favorit, yaitu ketika Lady Ashley dan kawan-kawan harus menggiring sapi-sapi yang diganggu oleh suruhan pesaing bisnisnya, yang akhirnya memakan korban nyawa. Momen ini tergolong seru dan dramatis.

     Percintaan Moulin Rouge! menurut saya lebih menarik daripada Australia, apalagi dengan lagu-lagunya yang sangat menarik, kelebihan Australia adalah setting dan berbagai visual effect yang dipakai, selebihnya hanya sebatas sangat menghibur [terbukti dengan 3 jam tanpa merasa bosan, sangat jauh berbeda dengan the day the earth stood still yang sangat membosankan]. tetapi apakah australia bisa berbicara dalam ajang Golden Globe maupun Oscar? terbukti di Golden Globe bahkan tidak disebut sekalipun dan entah dengan oscar, dan saya pun belum tahu soalnya saya belum nonton Milk, revolutionary Road, The Curious Case of Benjamin Button, Gran Torino, Slumdog Millionare, The Reader, Doubt.



Posted at 08:53 am by cakrascheilim

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry