
Perempuan Berkalung Sorban, ketika pertama kali melihat poster yang segede gaban, langsung keluar kata indah penuh bunga dan berbau wangi " Ya ampuuunn, Revalina cantik banget pake jilbab, sumpah dia jauuuuuuh lebih cakep pake jilbab, mana posternya juga keren" rasanya pengin langsung di foto berdiri di sebelah posternya....hehehehe tapi malu...soalnya rame banyak orang, hahahahaha...[maklum saya ini pria pemalu].
Numpang Nampang.
Ok, balik lagi ke Perempuan Berkalung Sorban, ada satu hal yang membuat saya bingung, maaf kalau saya kurang teliti ketika menonton atau salah ketika melihat posternya mengenai rating film ini. Film ini boleh dibilang berbau Islami, dengan label ini tentu kebanyakan orang akan menganggap film ini baik-baik saja, maka dibawalah satu keluarga dari nenek-nenek sampai bayi untuk menontonnya, tetapi dalam film ini saya berpendapat cukup banyak adegan yang tidak pantas untuk dilihat bagi seluruh keluarga, terutama mengenai kekerasan dan hubungan suami istri, alhasil ada beberapa orang [mungkin masih satu keluarga] yang kemudian meninggalkan gedung bisokop, dan ditengah-tengah film pun ada seorang anak yang berteriak cukup keras "mah...cowoknya mandul mah" kemudian orang-orang pun gerrrr...mendengarnya. Saya ikut tertawa tetapi saya jadi prihatin dan bingung, harusnya film ini disosialisasikan bahwa untuk konsumsi dewasa, dan saya yakin film ini menjadi lebih segmented dari yang sebelumnya saya pikirkan [benar-benar belum ada yah film yang Islami yang layak ditonton oleh seluruh keluarga...huhh...].
Terlepas dari kebingungan saya, dan saya pun tidak mau berkomentar mengenai isi film tersebut, tapi jujur saya sangat menyukai bagaimana penceritaan film ini, dan saya sangat terpesona dengan Revalina [selain kecantikannya] dan Widyawati dalam film ini. Oka Antara [Khudori] pun bermain bagus sebagai suami Revalina [Annisa]. Dan saya menganggap film ini lebih bagus dari Ayat-Ayat Cinta, diluar dari isi ceritanya. Bagi yang mau menonton berpikirlah terbuka, jangan berpikir sempit, jangan cepat mengambil kesimpulan, dan tentunya berhati bersih [hahahahaha...] dan satu lagi, jangan bawa orang tua kita yang sudah sepuh [karena mungkin mereka tidak berkenan dengan adegan-adegan kekerasan dan hal-hal yang mengarah ke seksual] dan juga anak-anak [karena saya khawatir tiba-tiba ada teriakan-teriakan aneh dari anak kita].