<< January 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31





Cakra Ibrahim
- This is my neverland, and this is my playground -



me, fircrut cecunguk,wincrut takacrut










Free Web Site Counters
Free Web Site Counters




My authentic japanese name is 石丸 Ishimaru (round stone) 溌春 Hatsuharu (vigorous spring time).
Take your real japanese name generator! today!
Created with Rum and Monkey's Name Generator Generator.





If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Jan 19, 2009
FILM : Revalina oh Revalina

     Perempuan Berkalung Sorban, ketika pertama kali melihat poster yang segede gaban, langsung keluar kata indah penuh bunga dan berbau wangi " Ya ampuuunn, Revalina cantik banget pake jilbab, sumpah dia jauuuuuuh lebih cakep pake jilbab, mana posternya juga keren" rasanya pengin langsung di foto berdiri di sebelah posternya....hehehehe tapi malu...soalnya rame banyak orang, hahahahaha...[maklum saya ini pria pemalu]. Numpang Nampang.

     Ok, balik lagi ke Perempuan Berkalung Sorban, ada satu hal yang membuat saya bingung, maaf kalau saya kurang teliti ketika menonton atau salah ketika melihat posternya mengenai rating film ini. Film ini boleh dibilang berbau Islami, dengan label ini tentu kebanyakan orang akan menganggap film ini baik-baik saja, maka dibawalah satu keluarga dari nenek-nenek sampai bayi untuk menontonnya, tetapi dalam film ini saya berpendapat cukup banyak adegan yang tidak pantas untuk dilihat bagi seluruh keluarga, terutama mengenai kekerasan dan hubungan suami istri, alhasil ada beberapa orang [mungkin masih satu keluarga] yang kemudian meninggalkan gedung bisokop, dan ditengah-tengah film pun ada seorang anak yang berteriak cukup keras "mah...cowoknya mandul mah" kemudian orang-orang pun gerrrr...mendengarnya. Saya ikut tertawa tetapi saya jadi prihatin dan bingung, harusnya film ini disosialisasikan bahwa untuk konsumsi dewasa, dan saya yakin film ini menjadi lebih segmented dari yang sebelumnya saya pikirkan [benar-benar belum ada yah film yang Islami yang layak ditonton oleh seluruh keluarga...huhh...].

     Terlepas dari kebingungan saya, dan saya pun tidak mau berkomentar mengenai isi film tersebut, tapi jujur saya sangat menyukai bagaimana penceritaan film ini, dan saya sangat terpesona dengan Revalina [selain kecantikannya] dan Widyawati dalam film ini. Oka Antara [Khudori] pun bermain bagus sebagai suami Revalina [Annisa]. Dan saya menganggap film ini lebih bagus dari Ayat-Ayat Cinta, diluar dari isi ceritanya. Bagi yang mau menonton berpikirlah terbuka, jangan berpikir sempit, jangan cepat mengambil kesimpulan, dan tentunya berhati bersih [hahahahaha...] dan satu lagi, jangan bawa orang tua kita yang sudah sepuh [karena mungkin mereka tidak berkenan dengan adegan-adegan kekerasan dan hal-hal yang mengarah ke seksual] dan juga anak-anak [karena saya khawatir tiba-tiba ada teriakan-teriakan aneh dari anak kita].



Posted at 08:03 am by cakrascheilim

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry