|
 |
Oct 31, 2008
MUSIC : Fascinating Music and Music Video at the moment
Posted at 03:58 pm by cakrascheilim
Permalink
Oct 17, 2008
POSTER : First Poster for An Unusual Sagu Girl's Adventure
Posted at 03:22 pm by cakrascheilim
Permalink
Sep 26, 2008
 Ikal (depan), Lintang (baju hijau), Mahar (baju merah) Laskar Pelangi, film garapan Riri Riza yang berdasarkan novel dengan judul yang sama akhirnya beredar juga. Semalam menyempatkan diri untuk nonton, walaupun harus rela pulang tengah malam karena keluar kantor baru bisa sekitar jam setengah delapan malam. Film yang digarap dengan antusias oleh para sineas kita ini, karena memang kalau boleh saya katakan spirit yang dibawa sangat bagus dan bisa menyadarkan kita akan banyak hal. Sebenarnya saya berharap ketika menonton film ini saya maunya sih belum tau sama sekali mengenai bukunya, tapi sayangnya bukunya telah menjadi big hits dimana-mana dan kebanyakan orang sudah mengetahui kehebatan ceritanya. Sayang sekali, ini menjadikan saya tidak bisa menilai film ini secara obyektif. Sepertinya sebelum gambar itu muncul dilayar didalam kepala saya sudah muncul scene-scene berikutnya, sehingga tidak memunculkan kehebatan sebuah film drama dalam diri saya, itu pendapat saya loh... Kalau boleh bilang dengan kondisi saya sudah terpapar oleh berbagai macam kesuksesan dan berbagai pembahasan mengenai bukunya, film ini adalah sebuah film yang sangat pas dalam setiap porsinya, tidak ada yang lebih dan tidak ada yang kurang. Ceritanya sendiri sepertinya sudah terbayang-bayangi oleh kehebohan bukunya sendiri, sehingga tidak menjadi sebuah kejutan-kejutan menarik, yahh mungkin ini sebuah resiko bagi film yang diangkat dari sebuah buku, yaitu memvisualisasikan sebuah cerita dari sebuah buku. Tapi terlepas dari semua itu film ini layak ditonton oleh kita semua, apalagi bagi para manusia yang kurang suka dengan membaca. Saya yakin film ini sangat memberikan dampak positif bagi diri kita. Lebih menyadarkan kita akan banyak hal, lebih bersyukur kepada yang di Atas atas semua karunia yang telah Dia berikan. the scene Dari tetralogi bukunya sendiri saya baru membaca 2, yaitu laskar pelangi dan sang pemimpi, di masing-masing buku saya mempunya scene favorite, dan ternyata Riri riza memvisualisasikannya dengan mempesona yaitu ketika Lintang berpamitan kepada semua teman-temannya dan sang guru karena dia tidak bisa bersekolah lagi pada buku laskar pelangi, dan ketika Ikal dan bapaknya menjemput saudaranya yang sebatang kara di buku sang pemimpi. the character Dari sekian tokoh yang ada yang mencuri perhatian saya adalah tokoh Lintang (Lintang Samudra Basara bin Syahbani Maulana Basara) , Mahar (Mahar Ahlan bin Jumadi Ahlan bin Zubair bin Awam), dan Bu Muslimah. Mereka diperankan dengan sangat apik dan Cut Mini, yess really stunningly beautiful. 3 tokoh ini sangat hidup ditambah dengan penampilan fisik mereka yang sangat passssss, sepertinya seperti itulah gambaran seorang Lintang dan Mahar. dan bu Mus sendiri, siapa sih yang meragukan seorang Cut Mini?.
Kehebatan bukunya yang kemudian diterjemahkan dalam film ini perlu kita sambut dengan antusias, paling tidak menambah koleksi film Indonesia yang mendidik. Kehebatan sambutan bukunya semoga diikuti dengan filmnya. Saya hanya penasaran, apa pendapat orang yang sama sekali belum mengetahui tentang bukunya, agar film ini dinilai secara obyektif, hehehehe...sama ada sedikit pertanyaan, kenapa sih ada Tora Sudiro???ha3x...
Posted at 10:58 am by cakrascheilim
Permalink
Sep 19, 2008
FILM : The Next Big Thing "Laskar Pelangi" ?
  JANGAN LUPA YA TUNGGU MULAI TANGGAL 25 SEPTEMBER "laskar pelangi"Sutradara: Riri Riza Produser: Mira Lesmana Penulis: Salman Aristo, Riri Riza Pemeran: 12 anak asli belitong, Lukman Sardi, Cut Mini, Slamet Rahardjo Djarot, Matias Muchus, Ario Bayu, Alex Komang, Jajang C Noer, Tora Sudiro, Robbie Tumewu, Ikranegara, Rieke Dyah Pitaloka Musik oleh: Titi Syuman, Aksan Syuman Distributor: Miles Production dan Mizan Sinema Rilis: 25 September 2008
Foto-foto laskar pelangi yang diambil dari www.laskarpelangithemovie.com :  Cut Mini, she always stunningly beautiful  Mahar, i really love this pict  and so this one  Ibu Muslimah and some of the kids with their school [SD Muhammadiyah Gantong]  The Belitong kids  Riri Riza and The wonderful Lintang.
Posted at 08:56 am by cakrascheilim
Permalink
Sep 17, 2008
FILM: An American Crime, Kitty Pride yang teraniaya
Dilihat dari Judulnya sangat menggetarkan jiwa bukan hehehehe...sepintas mengingatkan saya mengenai filmnya Edward Norton di tahun 1998 yaitu American History X. Keduanya sama-sama membahas mengenai kekerasan di Amerika sana, yang satu mengenai rasis dan film ini An American crime sendiri kalau boleh dikatakan mengenai domestic violence terhadap seorang bocah yang berdasarkan kisah nyata di sekitar tahun 1960an. Tetapi keduanya sama-sama menggigit, baik itu ceritanya maupun para pemainnya.   Oke, kita tinggalkan dulu history x-nya dan kita akan membahas mengenai film si kitty pride [salah satu anggota x-men] ini yang boleh saya katakan jauh lebih menarik daripada di Juno. Kakak beradik Sylvia (Ellen Page) dan Jennifer (Hayley McFarland) dititipkan oleh kedua orangtuanya ke seorang single mother yang bermasalah dan beranak banyak, dengan membayar sejumlah uang tiap bulannya. Pada awalnya semua berjalan baik-baik saja, sampai suatu waktu anak-anak sang janda mulai bermasalah dengan pergaulannya dan akhirnya hamil. Sylvia yang mengetahui hal itu dan bermaksud baik malah kemudian menjadi orang yang disalahkan akan berbagai hal, yang kemudian dituduh sebagai penyebar fitnah maupun dituduh penganut pergaulan bebas sehingga mempengaruhi anak-anak sang janda. Sang janda sendiri, Gertrude Baniszewski yang diperankan dengan aduhai oleh Catherine Keener, sebenarnya orang yang bermasalah dengan kesulitan masalah ekonomi maupun kehidupan seksualnya yang suka berkencan dengan teman-teman anak-anaknya. Akhirnya berbagai macam siksaanpun tertuju kepada Sylvia untuk menutupi kebobrokan keluarganya. Film ini dibawakan dengan narasi oleh Sylvia, sang almarhumah. Walaupun dibawakan dengan gaya baca yang santai tetapi gambar yang disajikan membikin kita terenyuh dan seperti terbawa ke dalam cerita. Endingnya pun dibikin agak sedikit mengejutkan setelah kita dibawa ke pemikiran sebuah happy ending, ternyata berakhir dengan haru biru. Berdasarkan filmnya banyak yang dihukum atas peristiwa penyiksaan dan pembunuhan ini, sang Janda dan anak-anaknya, serta teman-teman lainnya yang ikut andil dalam pembunuhan tersebut.   Film ini sebenarnya premier di tahun 2007 di Sundance film festival, tetapi dari berita yang didapat baru di premiere kan lagi di Mei tahun 2008 ini. Kalau menurut pendapat saya sih seharusnya ini menjadi salah satu film kuat yang patut diperhitungkan, Ellen Page dan Catherine Keener Bermain sangat baik, dan khusus bagi Ellen Page membikin saya makin pensaran dengan film-filmnya yang lain seperti smart people dan hard candy, dan berdasarkan apa yang saya baca katanya sih hard candy sangat menarik. Berbicara mengenai domestic violence pasti masih ingat kan dengan film dalam negeri Ari Hanggara, mungkin kurang lebih sama lah cuma dalm An American Crime yang terlibat banyak dan latar belakangnya juga berbeda, hehehehe hanya sebagai perbandingan aja bahwa kita juga punya film mengenai seperti ini.
Posted at 10:50 am by cakrascheilim
Permalink
Aug 4, 2008
FILM : Serbuan film musim panas (bag. 4) : Joker
     "Why so Serious?" Mungkin inilah film tentang superhero yang lain daripada yang lain [btw saya belum melihat batman begins sebenarnya], memberikan nuansa berbeda bagi sebuah film superhero, dengan menampilkan villain yang menurut saya sih benar-benar murni seorang kriminal sejati, he was born to be a pure criminal. Seperti halnya seorang kekasih yang saling melengkapi satu sama lain, begitu juga joker yang merasa keberadaan dia untuk melengkapi keberadaan batman, karena dengan hal inilah sesuatunya menjadi lebih hidup. hahahaha... The dark knight Heath Ledger benar-benar bisa menghidupkan seoran joker, sehingga menghasilkan penampilan joker yang jauh menggairahkan dibandingkan superhero-nya sendiri [saya merasa terganggu dengan suara batman yang dibikin serak-serak, lebih terdengar seorang Bruce wayne yang sedang sesak nafas karena memakai kostum batman]. Penampilan Christian Bale pun menurut saya sih biasa-biasa saja, saya lebih menyukai Val Kilmer yang menjadi batman. Pada ending film memang mengukuhkan bahwa batman-lah seorang the dark knight, tapi apakah knight selalu dikonotasikan atau dianugrahkan kepada seorang "lakon" [istilah jawa kampung untuk seorang protagonis dalam film] bukan seorang bandit? saya sebenarnya kepingin menganugrahkan the dark knight untuk sang joker. hahahahaha ["don't be too serious"] The Joker Saya tidak tau kenapa kenapa saya begitu mencintai joker versi Heath Ledger, apakah karena dia sudah meninggal? tidak juga, Heath Ledger waktu bermain dalam Brokeback Mountain pun bermain kuat. Di the dark knight pun bahkan dia bermain jauh lebih menarik, terutama karena dia berperan sebagai seorang villain. Dan terdengar isu juga kalau perannya sebagai joker ini juga ikut berperan dalam meninggalnya dia. hemmm....[too serious for him...] The Movie Kehadiran two face semakin membuat ceritanya menarik, penampilan Aaron Eckhart dan Gary Oldman juga meyakinkan, boleh dibilang tiga tokoh sentral dari film ini bermain menarik. Sekilas trik Joker dalam mengelabui mengingatkan saya ke film saw 1 dan 2, penuh ketegangan. Ahh saya hanya bisa merekomendasikan film ini untuk di tonton, akhirnya posisi x2:x-men united dan spiderman 2 pun tergeser oleh the dark knight, karena lebih kelam dan lebih menggairahkan. Dalam minggu ketiganya saja di peredaran domestik Amerika sudah mencapai hampir 400 juta tepatnya $394,887,000, dan diprediksikan bisa mengalahkan titanic. Well, Congratulations buat Christopher Nolan.
Posted at 09:01 am by cakrascheilim
Permalink
Jul 21, 2008
FILM : Serbuan film musim panas (bag. 3) : Shyamalans
 Ini adalah film ke delapan yang disutradarai oleh Manoj Night Shyamalans. Mungkin kita masih ingat kehebohan dari The Sixth Sense ditahun 1999, dan mungkin ada yang tahu kengerian dari trailer 2 film-nya Signs dan The Village yang sangat mencekam, atau mungkin ada yang ingat kekecewaan dari Lady in The Water [walaupun saya tetep menyukainya], atau bahkan kekurangterkenalan dari Unbreakable [walaupun ceritanya sangat menarik]. Kini hadir dengan The Happening dengan ramuan Signs dan The Village. Trailer yang ditampilkan cukup membuat penasaran dan bergairah untuk menontonnya, mampu menciptakan tanda tanya besar, apalagi yang akan diangkat oleh Mr. Manoj ini? Cara membangun ceritanya sama seperti 2 film yang disebutkan tadi, penuh kengerian, penuh penasaran, dan cukup berhasil, bahkan disini dia lebih berani mengumbar kesadisan [banyak orang menyebutkan Shyamalans dengan sentuhan Gore], terlihat dari cara-cara untuk mengakhiri kematian orang-orang. Semua berjalan seperti seharusnya sesuai dengan ciri khas-nya bapak ini hingga sekitar pertengahan film. Hingga kemudian tampillah Alma, sang istri Elliot yang diperankan oleh Zooey Deschanel yang kemudian aktingnya cukup mengganggu, dan setelah itupun ceritanya berubah menjadi seperti cerita kedodoran, walaupun adegan-adegan sadisnya cukup mencengangkan dan menarik. Cerita mengenai perjuangan sekelompok orang dalam menghindari balas dendam alam [karena manusia telah melakukan banyak kerusakan alam, maka alam pun menganggap bahwa manusia merupakan hama yang harus dimusnahkan dengan menyebarkan zat-zat yang dapat mengacaukan otak sehingga manusia melakukan bunuh diri]. Hemm sangat "semangat global warming" sekali yah...Ada suatu adegan dimana sang tokoh utama [Mark Wahlberg-Elliot] sudah pasrah akan ajalnya dan terperangkap didalam suatu rumah yang terpisah dengan sang istri,dan memutuskan atas nama cinta dia pasrah mati asal tetap berdua dengan sang istri tetapi kemudian ancaman dari alam itu berhenti ketika mereka memutuskan keluar rumah dan bertemu untuk menjemput ajal secara bersama [aiiih...basi bangett].
Boleh dibilang saya adalah penggemar film-film Mr. Manoj, tapi untuk yang satu ini saya masukkan ke ujung terbawah dari film-film beliau, pendapatannya pun tidak menggembirakan hanya sekitar 63 juta US$ dalam 5 minggu peredarannya. Proyek selanjutnya Bapak yang satu ini adalah "THE LAST AIRBENDER" yang akan rilis sekitar 2010, kalau suka film kartun pasti akan tertarik, karena ini diangkat dari fil martun yang kita kenal dengan avatar, bocah gundul kecil yang lucu yang bisa menguasai 4 elemen yaitu air, api, angin, dan bumi. Hemm kita tunggu 2 tahun lagi seperti apa karyanya.
Posted at 08:45 am by cakrascheilim
Permalink
Jul 11, 2008
FILM : Serbuan film musim panas (bag. 2) : Tarsem
The Fall memang di produksi tahun 2006, dan ternyata baru disiarkan [ceilee..disiarkan dunia dalam berita banget] di bioskop dan itupun terbatas kebanyakan di tahun 2008 ini di berbagai negara, dan lebih banyak masuk ke festival-festival. Di Indonesia pun baru tahun 2008 ini, dan itupun pertama kali masuk di screamfestindo, setelah itu baru beredar di jaringan bisokop Blitzmegaplex. Karya Tarsem sebelumnya adalah "The Cell" dengan J.Lo [walaupun saya belum melihatnya, hanya sekedar melihat potongan-potongannya di youtube] terbilang cukup unik, menarik, mungkin boleh saya katakan artistik [dengan sentuhan dark/gloomy/gothic]. Keindahan itupun sepertinya di bawa dalam The Fall. Artistik yang dibuat sedemikian rupa [saya sangat menyukai hal-hal seperti ini, walaupun saya orang yang cukup awam dengan hal-hal artistik, tapi paling tidak saya punya selera...hehehe], dan cerita yang asik membuat saya cukup puas, walaupun tidak memenuhi ekspektasi saya [karena mendengar dan membaca omongan-omongan orang tentang film ini, membuat saya mempunya ekspektasi yang cukup tinggi]. Film The Curse of Golden Flower dan Hero yang sangat memanjakan mata mungkin sama dengan The Fall yang sepertinya dari segi keindahan sangat mempesona.
  Ceritanya sendiri merupakan imajinasi dari seorang bocah perempuan kecil [Alexandria] yang sedang dirawat di rumah sakit karena patah tangan. Imajinasi dari sebuah cerita yang diceritakan oleh Roy, seorang stuntman yang sedang dirawat karena mengalami kecelakaan. Roy menceritakan cerita khayalan dadakan itupun sebenarnya hanya untuk memanfaatkan sang bocah untuk mencuri obat di rumah sakit. Akhirnya bergulirlah cerita mengenai 5 mythical heroes, yang berkelana ke berbagai tempat-tempat indah di dunia untuk mencari seorang Gubernur Odious untuk membalas dendam karena alasannya masing-masing. Dalam perkelanaan itulah kelima ksatria itu mampir ke Ubud, Bali dengan penari kecak-nya. Perjalanan inipun tak luput dari sedikit sentuhan percintaan dengan masuknya sang tunangan Gubernur. Hingga akhirnya berakhir disebuah istana sang gubernur yang dikelilingi oleh kota berwarna biru. Film ini pun kemudian berbolak balik ke cerita imajinasi dan dunia nyata Roy dan Alexandria, seiring dengan percobaan bunuh diri Roy dengan morphine [obat yang dimaksudkan oleh Roy untuk dicuri oleh Alexandria]. Ada yang kontras dan menjadi pembeda antara cerita mengenai dunia nyata dan imainasi-nya. cerita tentang imajinasi-nya terlihat sangat anak-anak, dan kadang-kadan penyelesainnya pun terlihat cukup simpel sesuai dengan imajinasi sang alexandria, berbeda dengan cerita dalam dunia nyata antara alexandria dan Roy yang terlhat cukup realistis. Banyak hal-hal yang membuat saya tersenyum mengani cerita kelima ksatria itu, entah itu ternyata semua pemeran dalam cerita itu adalah para penghuni rumah sakit, maupun ternyata mantra yan diucapkan oleh alexandria merupakan diambil dari "a googly film production" yang memproduksi film ini. Mantranya pun cukup simpel "googly...googly...go away" [kalau tidak salah ya...hehehe..] Akhirnya ceritapun diakhiri sesuai dengan permintaan sang bocah perempuan, karena Roy kehabisan akal dalam penyelesainnya, dan berencana membunuh semua karakter dalam cerita tersebut. Cerita yang tidak berat tapi memanjakan secara visual, dan akhirnya meninggalkan sebuah senyuman simpul. Bagaimana ya bila ceritanya dibikin menjadi lebih berat dan lebih gelap, bisa jadi lebih menarik mungkin. Kita tunggu saja karya Tarsem berikutnya, soalnya katanya Tarsem akan membikin prekuel dari "300"....hemmm...menarik.
Posted at 07:34 am by cakrascheilim
Permalink
Jul 4, 2008
SPORT : and the winner is...
 Congratulations to spain...dengan "cuma" satu gol-nya bisa menjuarai Euro 2008, tidak ada yang spesial, gegap gempita heboh gol di babak-babak sebelumnya kemudian menguap di partai final. Gak ada komentar lagi ah...
Posted at 09:18 am by cakrascheilim
Permalink
Jun 25, 2008
FILM : Serbuan film musim panas (bag. 1)
   Musim panas di belahan bumi bagian utara atau musim liburan sekolah di Indonesia selalu diserbu oleh film-film menarik. Dan sampai hari ini film-film yang biasanya berbudget besar itu akan terus menyerbu hingga july mendatang. Sebut saja musim panas ini diawali dengan Iron man yang cukup sukses kemudian the chronicles of narnia : prince kaspian, kemudian franchise indiana jones dengan crystal skull-nya. Saat ini tengah diputar kungfu panda, the happening, dan the incredible hulk, dan tidak akan lama lagi ada sex in the city yang diangkat dari serial tv laris, hancock, wall-e, hell boy II : the golden army dan masih banyak lagi. Film-film musim panas memang menarik dan tentunya komersil sesuai denga tujuannya yaitu meraup untung sebesar-besarnya, makanya tidak mengherankan budget pembuatan filmnya pun fantastis agar bisa menghasilkan sesuatu yang menarik bagi penonton. Bagaimana dengan film Indonesia? sepertinya masih menjemukan, dengan andalan film-film hantu yang membosankan dan komedi-komedi yang kebanyakan menjurus ke hal-hal porno. tetapi disamping itu ternyata terselip film-film menarik seperti film fiksi. karya Mouly Surya menggandeng Joko Anwar serta si cantik Ladya Cheryl, yang memberikan tema yang berbeda dan sepertinya memberikan warna baru di film Indonesia. Juga fil Liburan seruuu...! dari Alenia Pictures yang sebelumnya menghasilkan Denias...dan tentunya dikhususkan untuk anak-anak. Dengan warna-warni film yang beredar entah itu sekuel, franchise, reboot, atau sutradara spesialis musim panas tentunya harus kita nikmati. Tetap dukung film-film Indonesia yang berkualitas. 
Posted at 02:47 pm by cakrascheilim
Permalink
|